MotoGP 2020: Kumpulkan 80 Poin, Joan Mir Tidak Yakin Bisa Rebut Gelar Juara
MotoGP 2020: Kumpulkan 80 Poin, Joan Mir Tidak Yakin Bisa Rebut Gelar Juara

MotoGP 2020: Kumpulkan 80 Poin, Joan Mir Tidak Yakin Bisa Rebut Gelar Juara

MotoGP 2020: Kumpulkan 80 Poin, Joan Mir Tidak Yakin Bisa Rebut Gelar Juara

Joan Mir berpeluang menjadi calon juara MotoGP 2020. Namun, pembalap Suzuki Ecstar tersebut mengungkapkan bahwa ada target lain yang ingin dia capai terlebih dahulu. Sebelumnya, Joan Mir mencuri perhatian menyusul performa impresifnya di seri ketujuh MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Misano, Italia, pada hari Minggu, 21 September 2020 lalu.

Seperti yang dapat dilihat, Joan Mir berhasil meraih juara kedua setelah Fabio Quartararo dan Pol Espargaro. Hasil podium di Misano tersebut juga melanjutkan tren positif Mir. Bisa dikatakan, Mir menjadi pembalap paling konsisten di MotoGP sejak meraih podium pertama di MotoGP pada balapan seri keempat di Austria.

Berkaca dari empat balapan terakhir, Mir tidak pernah finis lebih buruk dari posisi keempat. Selain itu, Mir dapat menempati grup teratas klasemen MotoGP dengan berbekal tiga hasil podium. Untuk saat ini, pembalap Suzuki tersebut telah mengumpulkan 80 poin.

Poin milik pembalap asal Mallorca itu terpaut empat poin dari Andrea Dovizioso, pembalap Ducati yang berada di puncak klasemen. Mir tentunya berpeluang menjadi juara dengan tujuh balapan tersisa di MotoGP 2020. Ditambah lagi, konsistensinya merupakan keanehan di tengah persaingan yang tak terduga karena ditinggal Marc Marquez.

Joan Mir mengaku dirinya tidak memikirkan soal perebutan gelar. Namun, tidak dapat dipungkiri, dengan situasi yang ia hadapi saat ini, pembalap berusia 22 tahun itu tidak bisa mengabaikan peluang yang dimilikinya.

“Poin yang diperebutkan masih terlalu banyak, tapi memang benar di paruh musim ini poin saya hampir habis, mungkin saya bisa berpikir kejuaraan dimulai dari sini. Empat pembalap termasuk saya memiliki poin yang hampir sama, kami akan melihat apakah kami dapat mempertahankan konsistensi ini hingga balapan terakhir. Saya belum mencetak kemenangan dan itu target jangka pendek saya. Tapi, sementara itu, penting untuk mencetak banyak poin. Di Austria saya bisa saja menang, mungkin di sini dengan kualifikasi yang bagus juga. Jadi ketika saya maju di kualifikasi, saya akan mengejar kemenangan.”

Terbaru  MotoGP 2020: Dua Bulan Absen, Marc Marquez Sang Juara Bertahan Terpuruk

Alasan mengapa Mir tidak sepenuhnya yakin dengan potensinya adalah karena dia masih kehilangan satu prestasi penting untuk menjadi juara. Di antara empat pebalap teratas klasemen, Joan Mir menjadi satu-satunya yang belum mencatatkan kemenangan musim ini. Salah satu penyebabnya adalah kelemahan Suzuki saat kualifikasi dan di tahapan awal balapan.

Mir baru memulai dua kali dari dua baris pertama (enam grid teratas) di balapan musim ini. Rekor rekan setimnya Alex Rins di kualifikasi tidak lebih baik.

Di balapan terakhir, pembalap Suzuki tersebut memulai dari posisi ke-11 meski memiliki ritme balapan terbaik di sesi latihan bebas terakhir. Mir sendiri sudah menunjukkan potensinya jika ia mendapat posisi awal balapan yang baik.

Sebut saja, pada MotoGP Styria, Joan Mir nyaris menang setelah start dari keempat dan memimpin balapan dari lap ketiga. Sayangnya, mimpi Mir untuk memenangkan balapan hancur karena balapan dihentikan dan dimulai ulang setelah insiden kecelakaan pembalap lain dan red flag.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *