MotoGP Emilia Romagna 2020: Hasil Kualifikasi Buruk, Andrea Dovizioso Frustasi
MotoGP Emilia Romagna 2020: Hasil Kualifikasi Buruk, Andrea Dovizioso Frustasi

MotoGP Emilia Romagna 2020: Hasil Kualifikasi Buruk, Andrea Dovizioso Frustasi

MotoGP Emilia Romagna 2020: Hasil Kualifikasi Buruk, Andrea Dovizioso Frustasi

Seperti yang kita ketahui, Andrea Dovizioso saat ini sedang berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2020. Namun, hal ini membutnya frustasi lantaran ia menggeser posisi Fabio Quartararo dengan hasil balapan yang buruk. Selain itu, pembalap Mission Winnow Ducati juga meraih hasil negatif saat tampil di sesi kualifikasi MotoGP Emilia Romagna 2020.

Bisa dikatakan, hasil tersebut membuat Dovizioso mulai merasa putus asa dengan performanya di lintasan. Sesi kualifikasi berlangsung di Sirkuit Misano, Sabtu 19 September 2020. Rekan satu tim Danilo Petrucci ini finis di urutan ke-10 dengan catatan waktu lap terbaik 1 menit 31.581 detik.

Hasil sesi kualifikasi ini jelas tidak terlalu bagus untuk mantan pebalap Repsol Honda tersebut. Pasalnya, MotoGP 2020 ini harus bisa dimanfaatkan Dovizioso untuk mewujudkan ambisinya merebut gelar juara bertahan milik Marc Marquez yang kini mumpung sedang terbaring sakit.

Pembalap Ducati ini telah mengumpulkan 76 poin dari enam balapan yang telah berlangsung sejak awal musim. Rekor terbaiknya adalah saat ia meraih podium kejuaraan di seri Austria yang terjadi pada pertengahan Agustus. Namun, sungguh disayangkan dia gagal melanjutkan tren positif di dua balapan berikutnya.

Dovi mengaku saat ini dirinya masih belum bisa tampil konsisten dengan motornya. Di samping itu, ia mengalami sejumlah masalah yang membuat perasaannya terhadap motor berkurang. Alhasil, Dovizioso mengaku bahwa dirinya kesulitan untuk memaksa motornya lari lebih kencang.

Bahkan, ia juga menyebut bahwa ban Michelin yang dipakainya. Sebelumnya, sejumlah pembalap memang memprotes performa ban tersebut. Namun, beberapa diantaranya mungkin sudah mulai beradaptasi dengan ban keluaran baru milik Michelin itu.

Dovizioso pada Minggu, 20 September 9 2020 mengungkapak, “Kami menganalisis dan mempelajari data berulang kali, setelah setiap sesi. Cukup jelas apa yang terjadi, tapi sangat sulit dilakukan di lintasan. Sulit untuk mengubah fase pengereman karena banyak yang terjadi di sana. Apa yang telah saya lakukan dalam tiga tahun terakhir dan apa yang kami lakukan lebih baik dari lawan kami, tidak lagi berfungsi,” kata Doviziosi..

Terbaru  MotoGP 2020: Marc Marquez Absen 4 Kali dan Akan Kembali di MotoGP Misano

“Saya bahkan tidak mencoba mengulanginya. Tetapi mengubahnya sangat sulit. Penyetelan motor juga sangat berbeda dengan apa yang kami lakukan selama tiga tahun terakhir. Ini tidak bekerja secara naluriah bagi saya, itu membutuhkan waktu. Saya harus berusaha keras untuk mengemudi seperti ini, dan itulah mengapa saya kesulitan,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *