LCR dan Repsol Honda Batal Mendapatkan Hak Konsesi pada MotoGP 2021
LCR dan Repsol Honda Batal Mendapatkan Hak Konsesi pada MotoGP 2021

LCR dan Repsol Honda Batal Mendapatkan Hak Konsesi pada MotoGP 2021

LCR dan Repsol Honda Batal Mendapatkan Hak Konsesi pada MotoGP 2021

MotoGP 2020 menjadi balapan terburuk bagi tim Repsol Honda. Berkat konsisten berada pada posisi belakang pada lima seri pertama MotoGP, tim Honda harus menanggung tren buruk tersebut hingga balapan musim depan. Kabarnya, tim Honda gagal mendapatkan hak konsesi MotoGP 2021.

Perlu diketahui, baik Repsol Honda maupun LCR Honda tidak berhasil naik podium. Performa terbaik keempat pebalap Honda itu adalah Takaaki Nakagami yang finis keempat di MotoGP Andalusia 2020 pada 26 Juli.

Bisa dikatakan, Honda dan Aprilia Gresini adalah dua tim yang belum membawa pebalap mereka ke podium. Mereka bahkan tersebar di peringkat kelima dari enam konstruktor dengan 46 poin. Sebelumnya, Honda Racing Corporation (HRC) merupakan Juara Dunia Konstruktor untuk dua musim terakhir.

Dengan gagalnya pebalap Honda menaiki podium, tim tersebut harusnya mendapatkan hak konsesi. Namun, pada awal musim MotoGP 2020, Dorna Sports, International Federation of Motor Racing (FIM), dan MotoGP Teams Association (IRTA) sepakat untuk mengubah aturan perizinan seiring dengan penurunan jumlah seri.

Semua pabrikan tidak akan mendapatkan konsesi apa pun di MotoGP 2021. Sistem konsesi pertama kali diperkenalkan di MotoGP 2014. Hak istimewa tersebut bergantung pada performa tim di musim sebelumnya. Poin Konsesi dihitung berdasarkan tempat kemenangan (tiga poin), kedua (dua poin) dan ketiga (satu poin).

Jika satu pabrikan berhasil mengumpulkan enam poin dalam satu musim, dia tidak akan mendapatkan konsesi pada musim berikutnya. Di sini, hak konsesi sangat bermanfaat bagi produsen seperti Aprilia. Tim tersebut dapat mengembangkan dan menerima lebih banyak kuota mesin. Sejauh ini, pabrikan yang tidak mendapat konsesi di MotoGP 2020 punya lima mesin.

Terbaru  Honda Sudah Siapkan Semua Mobil Antisipasi Penghapusan BBM Premium

Sedangkan KTM dan Aprilia mendapat tujuh unit mesin. Tentunya, keuntungan ini jelas sangat menghemat biaya karena mereka dapat menggunakan mesin baru ketika pabrikan lain mengalami kesulitan untuk mempertahankan umur mesin.

Terkait perubahan regulasi tersebut, Honda tidak akan bisa memberikan kelonggaran musim depan jika tren buruk terus berlanjut. Hal yang sama akan terjadi pada Aprilia Gresini jika bisa mengumpulkan enam poin konsesi untuk sisa musim MotoGP 2020.

Tren buruk yang dialami Honda terkait erat dengan absennya Marc Marquez. Pebalap dengan julukan The Baby Alien tersebut membawa poin terbanyak ke HRC di kategori konstruktor berkat penampilannya yang dominan di MotoGP 2019. Absennya juara dunia tersebut membuat keadaan menjadi sangat buruk bagi Honda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *