Andrea Dovizioso Sebut Motor Ducati Tidak Bisa Menikung, Tim Membantah
Andrea Dovizioso Sebut Motor Ducati Tidak Bisa Menikung, Tim Membantah

Andrea Dovizioso Sebut Motor Ducati Tidak Bisa Menikung, Tim Membantah

Andrea Dovizioso Sebut Motor Ducati Tidak Bisa Menikung, Tim Membantah

Balapan MotoGP 2020 akan memasuki seri keenam dan Andrea Dovizioso masih bersiteru dengan timnya, Ducati. Baru-baru ini, pebalap tersebut menyebut bahwa motor Ducati Desmosedici GP20 tidak bisa dipakai untuk menikung. Mendengar kritikan pedas ini, Paolo Ciabatti selaku Sporting Director Ducati Corse merepon dengan jawaban yang tegas.

Ciabatti membantah motor Tim Ducati bermasalah dengan penurunan kecepatan yang drastis saat menikung. Beberapa waktu yang lalu, Dovizioso terus-terusan mengeluhkan kecepatan turunnya Desmosedici saat menikung.

Bahkan, Dovizioso turun tangan langsung untuk meminta kepada mekanik Tim Ducati untuk mencari solusi dari masalah tersebut. Namun, Andrea nampaknya mendapat respon kurang baik dari para mekanik tim Ducati. Pebalap yang menang pada MotoGP Austria 2020 tersebut berkal-kali mengungkapkan bahwa mekanik tim Ducati hampir tidak pernah memperhatikan keluhannya.

Bahkan, saran Dovi diindahkan dengan dalih tim Ducati memiliki motor yang bisa menahan dominasi Honda di MotoGP.

Tentunya, Dovizioso memiliki keluhan yang tidak dialami oleh pebalap Tim Ducati lainnya. Sebut saja, saat balapan digelar di MotoGP Andalusia 2020, Francesco Bagnaia berhasil menunjukkan performa luar biasa di Desmosedici. Pebalap tersebut mengaku mengikuti gaya balap Jorge Lorenzo yang sebagian besar tergantung pada giliran cepat.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez tersebut, Bagnaia mampu tampil luar biasa. Ia tampil memuaskan dengan posisi memimpin. Namun, pada akhirnya, Bagnaia tidak berhasil naik podium, karena motor tersebut bermasalah dengan mesinnya pada lap ke-20.

Jika diliihat dari kasus Bagnaia, Ciabatti lebih percaya bahwa fast corner bukanlah hal yang perlu diperbaiki di Desmosedici. Selain itu, Ciabatti tak segan meminta Dovizioso untuk belajar dari apa yang ditunjukkan Bagnaia.

Terbaru  Sebabkan Bencana Q1, Andrea Dovizioso Marah pada Danilo Petrucci

Pada Jumat, 4 September 2020, Ciabatti mengatakan, “Bagi kami, Bagnaia pantas mendapat tempat kedua di Jerez karena dia lebih cepat dari siapapun kecuali Fabio Quartararo. Dia sangat kuat dan bukan karena rivalnya melakukan kesalahan. Dia mengendarai Ducati seperti Marc Marquez mengendarai Honda. Ini membuatnya lebih efektif saat mengendarai sepeda kita. Gaya balap Bagnai memberikan pesan khusus kepada pembalap Ducati lainnya, khususnya Dovi.”

Ciabatti menambahkan bahwa Dovi jadi bisa melihat bahwa gaya balap tertentu ternyata bisa membuat motor kami membelok dengan baik bahkan di trek yang biasanya tak bersahabat dengan Ducati. Selain itu, direktur tersebut menyebut bahwa menyenangkan melihat keempat pebalap Ducati pakai GP20, karena jadi lebih mudah membandingkan gaya balap dan hasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *