Honda Rancang RC213V Untuk Marc Marquez, Repsol Akan Hadapi Kegagalan Mutlak
Honda Rancang RC213V Untuk Marc Marquez, Repsol Akan Hadapi Kegagalan Mutlak

Honda Rancang RC213V Untuk Marc Marquez, Repsol Akan Hadapi Kegagalan Mutlak

Honda Rancang RC213V Untuk Marc Marquez, Repsol Akan Hadapi Kegagalan Mutlak

Kabar insiden crash yang dialami Marc Marquez pada balapan seri pertama MotoGP 2020 di Spanyol tentu membuat tim Repsol Honda hampir tidak bisa berkutik. Pasalnya, semenjak juara bertahan MotoGP tersebut dinyatakan harus istirahat selama tiga bulan, Honda menjadi hilang arah. Dengan hanya mengandalkan dua pebalap, kini hanya tersisa sang adik, Alex Marquez. Nampaknya, Honda hanya mempersiapkan segalanya untuk Marquez.

Hal ini terlihat dari performa motor RC213V yang terbukti hanya dirancang untuk Marquez. Beberapa pengamat menilai bahwa baik Alex maupun Stefan Bradl tidak dapat mengendarai motor tersebut sebaik Marquez.

Keduanya nampak kesulitan dalam menghadapi balapn di semua seri. Akibat menjadikan pebalap lain sebagai figuran, kini tim Honda harus rela kehilangan pebalap utama. Bahkan, bukan hanya pebalap baru, Jorge Lorenzo juga sempat furstasi saat mengendarai Honda RC213V. Kemudian, Cal Crtuchlow juga pernah mengatakan bahwa motor RC213V tersebut sangat sulit untuk dijinakkan.

Mendengar rumor bahwa Honda hanya memanjakan Marc, pebalap dengan julukan The Baby Alien itu membuka suara. “Selalu dikatakan bahwa Honda dibuat untuk saya, tetapi semua pembalap mencoba bagian yang sama dan kami semua memberikan komentar yang sama. Saya adalah pembalap pertama yang menginginkan motor yang jauh lebih serbaguna. Saya menyesuaikan dengan gaya (balap) yang berbeda sehingga motor lebih mudah untuk dikendarai, tapi Honda adalah Honda.”

Marc bahkan menyebut bahwa pebalap lain sudah mulai menunjukkan performa yang bagus. Hal ini dibuktikan oleh kehadiran Takaaki Nakagami yang hampir selalu tampil cepat dan mengesankan, terutama di GP Styria kemarin.

“Mungkin sekarang Nakagami yang dominan, saya tahu dia sering melihat data saya, dia selalu melakukannya tetapi sekarang jadi berfungsi. Tapi pembalap Honda lainnya terus menderita, bukan hanya saudara saya.”

Terbaru  MotoGP Styria 2020: Miguel Juara, KTM Resmi Kehilangan Hak Konsesi

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa Honda menghadapi masa-masa terburuk. Hal ini dilihat dari segi poin yang telah dikumpulan oleh sejumlah pebalap dari tim-tim lain, Marc Marquez dapat dinyatakan kalah dan telah melepas gelar juara sejak balapan MotoGP Styria kemarin digelar. Bisa dikatakan, tanpa kehadiran The Baby Alien, Honda mengalami musim terburuknya di sepanjang sejarah Moto Grand Prix.

Dilansir dari laman resmi MotoGP, Honda menempati posisi urutan kelima dengan poin 48 di klasemen konstruktor. Semenatara di klasemen tim, Repsol Honda menduduki peringkat paling bawah dengan berbekal 15 poin. Di sisi lain, tim satelti LCR Honda berada di urutan kedelapan dengan total perolehan 53 poin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *