Suzuki Protes Race Direction Tidak Adil, Espargaro Harusnya Posisi Keempat
Suzuki Protes Race Direction Tidak Adil, Espargaro Harusnya Posisi Keempat

Suzuki Protes Race Direction Tidak Adil, Espargaro Harusnya Posisi Keempat

Suzuki Protes Race Direction Tidak Adil, Espargaro Harusnya Posisi Keempat

Rupanya, balapan seri kelima MotoGP Stytia tidak hanya menghasilkan balapan yang dramatis, namun juga kontroversial. Pasalnya, pihak Suzuki protes karena Pol Espargaro bisa menduduki posisi ketiga.

Seperti yang diketahui, lap terakhir balapan GP Styria pada Minggu, 23 Agustus lalu membuat semua pihak berdebar-debar. Persaingan sengit terjadi antara Jack Miller dan Pol Espargaro yang tak mau m engalah. Namun, Epargaro berakhir melebar di tikungan terakhir. Melihat hal ini, Miguel Oliveira memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih kemenangan.

Berbicara Espargaro, pebalap KTM tersebut didorong keluar trek oleh Miller. Kemudian, secara reflek motornya melewati garis hijau yang terlarang. Dilihat dari sistem regulasi, saat ban menyentuh wilayah tersebut, maka pebalap harus turun satu posisi. Aturan ini juga berlaku pada Moto2 di mana Jorge Martin awalnya berada di posisi pertama. Namun, ia harus turun ke posisi kedua setelah kedapatan melewati garis hijau.

Tentu, aturan ini dianggap tidak adil karena Pol Espargaro tetap berhasil menduduki posisi ketiga. Bahkan, pebalap KTM tersebut tidak dikenakan sanksi sama sekali. Jika aturan ini diterapkan secara adil, Espargari harusnya turun ke posisi keempat dan Joan Mir dapat menempati posisi ketiga.

Joan Mir menyebutkan, pada balapan pertama sebelum red flag, Joan Mir sempat melebar dan melewati garis hijau. Tentu, pebalap Suzuki tersebut langsung diberikan sanki dengan penurunan satu tingkat posisi.

“Jika saya diberi penalti, maka berikan juga penalti ke yang lain. Tidak masuk akal. Saya sangat, sangat marah dengan keputusan ini,” protes Mir.

Mir menambahkan bahwa dirinya setuju jika penalti tidak diberikan saat pebalap terpaska melebar karena didorong pebalap lain. Namun, penalap Suzuki ini menganggap bahwa Espargaro tidak didorong.

Terbaru  Hasil MotoGP Spanyol 2020 Terbaru: Kemenangan Quartararo, Kemalangan Marquez

“Jika dicek dua tikungan terakhir, Pol mengambil bagian dalam, lalu dia melebar, dan Jack mengambil posisinya. Lalu, Pol memutuskan untuk mengikuti dari sisi luar. Tentu saja dia melebar. Jika dia masuk ke tikungan tersebut seperti itu, dengan kecepatan itu, tentu saja dia akan keluar. Kita bisa lihat ketika dia berads di zona hijau, dia tetap membuka gas,” jelas Mir.

Mendengar protes tersebut, Davide Brivio selaku Manajer Suzuki menyesalkan sikap Race Direction yang tidak melihat kejadian tersebut sebagai bentuk pelanggaran. Tentunya, ia berpendapat bahwa aturan adalah aturan yang harus ditaati.

“Saya tidak mengerti apa yang Race Direction kerjakan. Ada regulasi yang sangat jelas, yang mengatakan bahwa jika ada pebalap keluar di tikungan terakhir dan keluar jalur, dia akan diganjar penalti, turun satu posisi,” ungkap Brivio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *