Franco Morbidelli Anak Didik Valentino Keluar dari Bayang-Bayang Quartararo
Franco Morbidelli Anak Didik Valentino Keluar dari Bayang-Bayang Quartararo

Franco Morbidelli Anak Didik Valentino Keluar dari Bayang-Bayang Quartararo

Franco Morbidelli Anak Didik Valentino Keluar dari Bayang-Bayang Quartararo

Gelaran balapan MotoGP Ceko pada Minggu 9 Agustus 2020 kemarin menuai hasil yang mengejutkan. Diketahui, Franco Morbidelli menjadi pemenang kedua pada balapan kali ini. Pebalap tim Petronas Yamaha ini mengaku sangat senang dengan prestasinya karena ia tidak lagi harus hidup dalam bayang-bayang rekannya, Fabio Quartararo.

Berdasarkan hasil dua balapan seri pertama dan kedua, Fabio memang selalu menjadi yang pertama keluar dari garis finis. Tentu, sebagai rekan, Franco merasa terbebani karena media selalu menyebut nama Quartararo, bukan Franco. Pada balapan MotoGP Ceko kemarin, ia berhasil menepis bayang-bayang kawan setimnya itu.

Ini merupakan kemenangan pertama yang diraih sejak turun ke kelas primer MotoGP 2018 lalu. Pebalap tersebut mengaku sangat sulit hidup dibelakang sosok Quartararo selama 18 bulan. Kegembirannya saat berhasil menaiki podium nampak dari ekspresi yang dikeluarkan. Bahkan, Franco mencari-cari ‘abang’ Valentino Rossi untuk kemudian dipeluk dengan erat.

Dilansir dari Crash, Franco mengungkapkan, “Aku sangat gembira dengan podium ini. Di bagian pertama balapan, aku hanya berusaha mencari ritme dan memforsir ban, jadi aku bisa gas pol tapi setelah 10 putaran aku sudah kesulitan dengan ban dan kemudian lima putaran jelang akhir aku kedodoran jadi aku cuma berusaha agar motornya bisa finis dan mendapat podium perdana ini memberi kegembiraan buatku, timku, dan orang-orangku.”

Sebagai anak didik Valentino Rossi pada akademi VR46, Franco sangat senang dapat bergabung dengan abangnya pada MotoGP 2021. Keduanya akan menjadi pebalap tim Petronas SRT Yamaha. Setelah berhasil menjadi runner-up, Franco langsung menghampiri The Doctor untuk berbagi momen kegembiraan dengan sang mentor.

“Aku berada di sini berkat peran besar dari dirinya karena ia percaya kepada diriku saat aku masih bukan siapa-siapa. Aku tahu ini aneh karena kami bersaing dalam balapan, tapi ketika balapannya usai ia tetaplah teman baikku, ia seperti paman kesayanganku atau abangku, jadi setelah balapan aku ingin memeluknya dan rider dari akademi. Itu momen yang indah,” unkapnya.

Terbaru  MotoGP Austria 2020: Rossi Prediksi Motor YZR-M1 Miliknya Akan Bermasalah

Valentino Rossi sendiri hanya bisa meraih posisi kelima pada balapan yang dihadiri anak didiknya itu. Tentu Rossi sedikit kecewa dengan performanya hingga ia mengaku sedikit ketakutan pada kehadiran pebalap Red Bull Brad Binder yang secara tidak terduga meraih posisi pertama. Namun, ia sedikit terhibur karena anak didiknya berhasil menang dibelakang sang jawara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *