Formula 1: Renault Protes Legalitas Mobil Racing Point RP20 Tidak Menyala
Formula 1: Renault Protes Legalitas Mobil Racing Point RP20 Tidak Menyala

Formula 1: Renault Protes Legalitas Mobil Racing Point RP20 Tidak Menyala

Formula 1: Renault Protes Legalitas Mobil Racing Point RP20 Tidak Menyala

Beberapa waktu yang lalu, pebalap Sergio Perez dinyatakan positiv Covid-19 sehingga ia tidak diperbolehkan mengikuti balapan seri selanjutnya. Ini menjadi awal masalah yang terjadi pada tim Racing Point. Saat ini, pebalapnya harus menjalani masa karantina mandiri. Pihak penyelenggara pun turut meniadakan penonton pada balapan Formula One. Racing point kemudian menunjuk Nico yang merupakan pebalap cadangan sebagai pengganti Sergio.

Namun, pada F1 Grand Prix 2020 Minggu, 2 Agustus 2020 kemarin, hal mengejutkan terjadi pada mobil rekan Renault. Kabarnya, mobil yang digunakan Nico Hukenberg gagal menyala menjelang balapan akan dimulai. Akhirnya, Nico gagal mengikuti balapan karena mobilnya yang bermasalah tersebut. Tentu, ini merupakan kejadian yang sangat tidak menyenangkan bagi pebalap karena ia harus kalah sebelum bertanding.

Diketahui, mobil Lance Stroll P9 dapat finis dengan mudahnya pada perlombaan Minggu kemarin. Namun, mobil RP20 yang ditunggangi Nico malah tidak menyala sama sekali.

Renault sendiri telah melaporkan sebanyak tiga kali terkait legalitas mobil Racing Point yang selalu bermasalah. Tim pabrikan Prancis telah dua kali mengajukan protes pasca balapan Formula 1 Grand Prix Styria dan Hungaria. Pihaknya melaporkan mobil Racing Point RP20 yang diklaim didesain serupa dengan mobil milik Lewis Hamilton saat menjuarai balapan musim 2019 lalu.

Sejauh ini, Renault telah menandatangani pengajuan protes resmi kepada Federation Internationale de I’Automobile (FIA) mengenai mobil bermasalah tersebut. Sejumlah steward lomba melayangkan protes terkait dugaan pelanggaran regulasi Formula 1 tentan desain dan outsourcing suku cadang yang terdaftar.

Secara mengejutkan, Racing Point mengakui jika mobil RP20 tersebut bermesin Mercedes dan dipasangi girboks dengan suspensi belakang milik Mercedes. Temtu, kemiripan desain yang dikatakan pink Mercedes menjadi bahan olokan tersendiri bagi tim.

Terbaru  Hasil FP3 F1 GP Belgia 2020: Lewis Hamilton Tercepat, Valtteri Bottas Kelima

Kabarnya, Renault dan Racing Point sering melayangkan protes satu sama lain terkait regulasi. Selain itu, poin perolehan tim Renault pernah dicopot dari GP Jepang terkait protes yang dilayangkan Racing Point yang bermarkas di Silvrestone.

Untuk saat ini, FIA telah menyita serta menyegel saluran udara rem depan belakang mobil RP20 untuk dianalisa lebih mendalam. Semua pihak tentu berharap masalah ini segera berakhir. Tentu, masalah mobil adalah masalah krusial yang dapat menggagalkan perlombaan pebalap, bahkan bisa membahayakan nyawa penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *